Lakukan yang terbaik untuk orang tercinta disamping anda

Rabu, 30 Oktober 2013

Pemanfaatan Smartphone

   Saat ini perkembangan smartphone kian melesat dengan cepat dan menarik banyak konsumen dari anak-anak, kaula muda, ataupun orang tua. Smartphone yang awal kemunculannya biasa berbentuk dengan handphone QWERTY karena tombolnya menyerupai keyboard pada komputer, kini sudah layar sentuh atau biasa disebut Touchscreen, selain hanya itu disebut smartphone juga karena memiliki kepintaran yang dapat membantu penggunanya dalam kegiatan berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain. Saya sebagai mahasiswa yang merasakan enaknya menggunakan teknologi dari smartphone ini, mulai teringat dengan cerita salah satu dosen di universitas saya yang mengatakan kalau mahasiswa tempo dulu yang kuliah biasa membawa buku yang tebal dan berat untuk mengerjakan tugas yang diberikan dosen, tapi kini dengan adanya smartphone tersebut mahasiswa jaman sekarang sudah dipermudahkan dengan e-book yang ada pada smartphone sebagai pengganti buku-buku tebal dan berat tadi.

   Selain kegunaan smartphone yang kini telah banyak menggantikan peranan buku-buku tebal tadi, kini smartphone mulai menyaingi kemampuan komputer dalam kinerjanya walaupun saat ini belum benar-benar bisa mengimbangi komputer, tapi mungkin beberapa tahun kedepan bisa menyaingi keunggulan komputer karena smartphone sudah mulai membenamkan teknologi procesor dan grafis tampilan pada spesifikasinya sehingga tidak khayal smartphone akan mudah mengimbangi komputer/notebook kedepannya. Tak harus dengan bujet yang mahal untuk dapat memiliki smartphone dengan spesifikasi yang bagus, karena saat ini smartphone produk cina dengan harga murah pun sudah mulai bersaing teknologi tak kalah dengan smartphone dengan merek-merek terkenal, sedikit kejelian dan ketelitian dalam memilih produk yang anda ingin beli maka anda bisa mendapatkan smarthone dengan spesifikasi yang bagus dan bujet yang sesuai dengan kantong.

   Perkembangan penggunaan internet pun tak lepas dari peran smartphone sebagai penggeraknya yang dulu internet hanya dapat diakses melalui warnet atau dengan modem, kini dengan smartphone sudah bisa mengakses internet bahkan dengan kecepatan akses yang bisa dibilang cukup cepat. Banyak manfaat smartphone dari segi sisi positifnya namun bila pengguna smartphone sendiri tidak bijak dalam menggunakan alat ini bisa menimbulkan sisi negatif yang bisa merugikan diri sendiri dan bahkan orang lain, oleh karena itu pesan dari penulis sendiri "sepintar-pintarnya smartphone, kita lah sebagai pengguna yang harus lebih pintar dari smartphone"karena kita lah yang mengendalikan smartphone bukan sebaliknya.

Sabtu, 26 Oktober 2013

Profesi IT: Administrator Jaringan

Administrator jaringan adalah orang yang bertugas untuk menjaga dan mengoperasikan serta mengatur sistem jaringan. Contoh tugas administrator jaringan adalah mendesain, memasang dan mendukung LAN/WAN, internet maupun intranet dalam suatu organisasi/perusahaan, seorang admin jaringan dituntut untuk dapat bertanggung jawab serta menunjukkan keterampilan teknis untuk melaksanakan pekerjaanya dengan baik. Pokok sistem administrasi termasuk sistem komputer dan cara orang menggunakannya dalam sebuah organisasi. Hal ini memerlukan pengetahuan tentang sistem operasi dan aplikasi, serta perangkat keras dan perangkat lunak pemecahan masalah, tetapi juga pengetahuan tentang tujuan bagi orang-orang dalam organisasi menggunakan komputer.

Pada intinya administrator jaringan bertugas mengelola serta menjaga seluruh sumber daya pada sistem jaringan agar kinerja jaringan lebih efektif dan efisien dilihat dari fungsi, struktur dan keamanan jaringan itu sendiri. Hal umum yang biasanya harus dikuasai oleh seorang administrator jaringan adalah sebagai berikut: 

1.      Pengetahuan dasar tentang komputer teori maupun praktek, hal ini sangat penting karena tidak mungkin menjadi seorang administrator jaringan komputer namun bagaimana kerja sistem komputer sendiri tidak dikuasai dengan baik.

2.      Pengetahuan tentang berbagai perangkat keras jaringan komputer seperti ; repeater, hub, switch, router, antena, kabel dan berbagai perangkat pendukung lainnya, pemahaman meliputi cara kerja, pemasangan dan konfigurasi.

3.      Pemahaman tentang routing teori maupun konfigurasi harus di kuasai dengan baik agar mampu membangun jaringan dengan baik hal ini sangat diperlukan terutama jika komputer ataupun sub organisasi perusahaan sangat banyak.

4.      Pengetahuan tentang sistem keamanan komputer terutama jaringannya ( network security ) akan sangat membantu dan memberikan nilai lebih.

5.      Selain kemampuan teori maupun praktek yang harus dikuasai dengan baik hal lain adalah memiliki etika profesional, tanpa etika dan sikap seorang profesional yang baik maka semua kemampuan teori maupun praktek yang dikuasai tidak akan berarti banyak.

Menurut daftar gaji yang dikeluarkan Kelly Services untuk Indonesia, seorang administrator jaringan dengan pengalaman 2-3 tahun bisa menerima gaji antara 5-9 juta rupiah per-bulan, cukup lumayan bagi pekerja IT dengan banyak tugas.
Tanpa gelar TI pun sebenarnya seseorang bisa tetap masuk hitungan asalkan memiliki sertifikasi, misalnya :
CCNA, CCNP, CompTIA Network+ atau MCSE, dan pengalaman yang cukup di bidang jaringan komputer.

Selasa, 08 Oktober 2013

Contoh Penerapan Telematika GPS(Global Positioning System)

  Sebelum memulai contoh penerapan telematika ada baiknya mendefinisikan apa itu telematika, dari wikipedia yang penulis kutip telematika merupakan adopsi dari bahasa Prancis yang sebenarnya adalah “TELEMATIQUE” yang kurang lebih dapat diartikan sebagai bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Para praktisi mengatakan bahwa TELEMATICS merupakan perpaduan dari dua kata yaitu dari “TELECOMMUNICATION and INFORMATICS” yang merupakan perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah telematika juga dikenal sebagai “the new hybrid technology” karena lahir dari perkembangan teknologi digital. Dalam wikipedia disebutkan bahwa Telematics juga sering disebut dengan ICT (Information and Communications Technology).

  Telematika dapat diterapkan dalam berbagai bidang antara lain mengintegrasi antara sistem telekomunikasi dengan sistem informatika, selain itu juga dapat dipakai untuk teknologi navigasi/ penempatan global atau yang biasa kita sebut dengan GPS(Global Positioning System). Di tulisan kali ini penulis akan mengambil contoh Telematika GPS. Global Positioning System atau yang lebih dikenal dengan GPS merupakan sistem navigasi satelit yang dikembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US DoD = United States Department of Defense). GPS memungkinkan kita mengetahui posisi geografis kita (lintang, bujur, dan ketinggian di atas permukaan laut). Jadi dimanapun kita berada di muka bumi ini, kita dapat mengetahui posisi kita dengan tepat.

   Penerapan GPS  terdiri dari 24 satelit dengan 5 satelit cadangan, pada 24 satelit tersebut mengorbit dengan memancrkan sinyal gelombang radio pada jarak 20.200 km sebanyak 2 kali sehari. Dengan pengoperasian pengaturan konfigurasi setelit sedemikian rupa yang dilakukan oleh departemen pertahanan AS, sehingga semua tempat di bumi dapat menerima sinyal dari 4 sampai 10 satelit. Pada masing-masing satelit memiliki 4 buah jam atom yang dapat mengukur waktu dengan ketelitian sepersemilyar detik dengan begitu teknologi GPS sanggup menentukan lokasi manapun di muka bumi dengan kesalahan kurang dari 1 meter.

  Untuk dapat memanfaatkan teknologi GPS ini user(pengguna) menggunakan alat penerima GPS atau GPS receiver, alat ini akan menunjukkan lokasi user dalam dalam format koordinat seperti dalam peta biasa. GPS memiliki koordinat garis lintang dan bujur sangkar seperti peta yang disebut dengan Waypoint. Waypoint pada GPS memiliki tingkat ketelitian dan keakuratan koordinat yang lebih tinggi dibanding dengan peta. Cara kerja GPS sendiri adalah jika user memiliki alat penerima GPS maka sinyal gelombang radio yang dipancarkan satelit dari luar permukaan bumi akan diterima oleh user yang digunakan untuk menentukan letak, kecepatan, arah dan waktu. Hal yang perlu diperhatikan dalam menggunakan GPS adalah karena GPS bekerja mengandalkan satelit, maka penggunanya disarankan untuk menggunakan GPS pada ruangan terbuka dimungkinkan agar penerimaan sinyal gelombang radio dapat lebih mudah tertangkap oleh GPS receiver.



Sumber: Wikipedia, irfanrahman.wordprees.com.

Rabu, 12 Juni 2013

My Notebook Forsa 7683

Gak terasa rasanya baru kemaren kepingin beli notebook alias Laptop akhirnya alhamdulillah kesampean juga bisa punya laptop dengan jerih payah ngumpulin sedikit demi sedikit uang saku dan ditambahin sm ortu juga hehe..Kali ini pengen sedikit berbagi informasi tentang notebook yang belum lama ini saya beli di Harco Mangga dua dengan merek Forsa. Merek Forsa ini pasti masih banyak orang yang belum tahu, notebook dengan spesifikasi diatas rata-rata dengan notebook yang harganya sama namun dengan merek terkenal. Saya memilih produk Forsa sendiri karena tertarik dengan spesifikasi yang ditawarkan oleh notebook tersebut sehingga saya memilihnya, saat membeli padahal saya sudah mengincar Forsa Tipe 7785 berhubung di Harco mangga dua sendiri stock tipe notebook tersebut sudah habis akhirnya saya memlih Forsa 7683 dengan spesifikasi sebagai berikut:

Processor: Intel Quad Core i7 720QM- 1.6GHz (6mb/ L3cache/ 1333 fsb)
Chipset: Intel 55HM VGA Card Nvidia GeForce GT 335M DDR3 1GB,
Memory(RAM): 4GB DDR3
Display: 15.1″ WXGA Glare ( LCD 1366 x 768 )
Slot: PC Express Card x 1 Card Reader 4 in 1 card reader (MMC/ SD/ MS/ MS Pro)
Hard Drive: 500GB SATA
Optical Drive: DVD Super Multi
Camera: 1.3MP, optional external modem 3G,
LAN Card: Gigabit Ethernet LAN,
Wireless: LAN Intel 5300 AGN I/O Port 1 x DVI Out Port
2 x USB 2.0, 1 x Headphone Out, 1x Mic in, 1 x RJ45, 1 x HDMI, 1 x eSATA Audio Realtek High Definiton Audio Lain-lain Kensington lock x 1
Battery: Li-Ion Battery 6 Cells (4400 mAh)
Berat 2.6 kg ( complete system )

Dengan layar monitor yang cukup lebar sekitar 15,1 cukup puas untuk nonton film dan main game, dengan adanya VGA  GT 335 dan prosesor Core i7 generasi pertama dah lumayan buat main game. Kekurangan yang saya rasakan selama menggunakan notebook ini sama seperti notebook lainnya yaitu cepet panas saat bermain game tapi hal ini bisa diantisipasi dengan menggunakan Cooling Pad, dan satu lagi bobot notebook yang sedikit lebih berat mungkin karena besarnya layar yang juga berpengaruh pada bobot notebook ini. Spesifikasi diatas sedikit berbeda dengan spesifikasi dari web "forsa.co.id", tapi dengan kesemua spesifikasi yang dimiliki saya cukup puas dengan merek Forsa tipe 7683.

Resensi Film Lewat Djam Malam

    Akhirnya, film terbaik Bapak Perfilman Indonesia Usmar Ismail, Lewat Djam Malam, selesai direstorasi di Italia dan bisa disaksikan oleh generasi baru penonton bioskop. Tentu ada yang istimewa sampai dua lembaga besar asing, National Museum of Singapore dan World Cinema Foundation yang diketuai Martin Scorsese, antusias membiayai penyelamatan salah satu kekayaan budaya penting Indonesia yang disia-siakan di negerinya sendiri ini.

Film ini diproduksi lebih dari setengah abad lampau (1954), namun masih sangat berharga buat membaca ulang sosiologi kelahiran bangsa baru bernama “Indonesia” sekaligus prototip budaya (pop) serapan yang tumbuh dalam rahimnya: “film Indonesia.” Dua pokok yang belum tuntas dipersoalkan hingga kini. Dengan kata lain, film ini memiliki relevansi kebangsaan dan estetika yang tetap aktual.

Indonesia baru benar-benar merasakan kemerdekaan penuh lima tahun setelah proklamasi. Revolusi Fisik (1945-1950) telah berakhir, kebebasan berada dalam genggaman, tapi justru persoalan yang sebenarnya baru dimulai. Sebagaimana digambarkan dengan baik dalam Lewat Djam Malam, kekebasan memang membuka pintu kebahagiaan, tetapi pada saat bersamaan melahirkan kepedihan, kekecewaan, dan kemarahan.

Utopia
    Protagonis sekaligus alter ego Usmar Ismail adalah Iskandar (AN Alcaff), mahasiswa kedokteran yang baru menyelesaikan perjuangan untuk kembali bermasyarakat. Masyarakat, dalam sebuah bangsa baru dan terutama dari sudut panjang mantan pejuang, terlihat seperti sekumpulan mahluk asing yang egois dan serakah.
Iskandar sejak awal kurang respek pada keluarga tunangannya, Norma (Netty Herawati), orang-orang sipil yang tidak ikut berperang tapi kemudian justru menjadi pemenang yang paling menikmati lezatnya kemerdekaan. Kelas borjuis baru dengan kekayaan melimpah, kehormatan tinggi, dan koneksi luas yang membuat kehidupannya serba mudah dan nyaman.
Kecewa pada warga sipil, ia berharap menemukan keseimbangan pada teman-teman di masa perjuangan. Akan tetapi yang didapati malah kekecewaan lebih besar. Koleganya, Gafar (Awaludin), menjadi pragmatis yang sibuk menerkam peluang ekonomi di depan matanya. Gunawan (Rd Ismail), bekas komandannya, semakin frustrasi dan brutal menghadapi dominasi ekonomi sipil yang dianggap mencuri kekuasaan dari tangan bekas pejuang.
Adapun Puja (Bambang Hermanto), bekas anak buah Iskandar, tersingkir dari kelas masyarakat terhormat, dan menjadi peminum, penjudi, sekaligus centeng rumah bordil. Di tempat itulah Iskandar berkenalan dengan Laila (Dhalia), pelacur kelas bawah yang selamanya menjadi pecundang. Ironisnya, Laila satu-satunya karakter dalam film ini yang melakoni kehidupan dengan “lempang” dan “benar.”
Melalui relasi dan konflik karakter-karakter itu, Lewat Djam Malam membangun narasi pahit tentang kemerdekaan sebagai periode di mana perang memperebutkan kemakmuran ekonomi menjadi tema tunggal kehidupan. Seolah tidak ada tujuan lain yang mesti dikejar dan nilai lain yang perlu dibangun. Akibatnya, antara lain, korupsi menjadi kelaziman, dan terus membudaya sampai hari ini.
Pertempuran di lapangan perekonomian itu praktis menciptakan kesenjangan sosial: kelas borjuis sebagai pemenang dan kelas bawah sebagai pecundang. Yang pertama menentukan segalanya, yang kedua sekadar figuran. Pilihan lain yang tersedia cuma menjadi oportunis.
Iskandar, bermodal pendidikan baik dan koneksi keluarga tunangannya, sebetulnya mempunyai tiket masuk ke dalam kelas pemenang. Namun ia tidak berminat menggunakannya karena sangat kecewa: kemerdekaan yang ikut dipertahankan dengan mempertaruhkan nyawa ternyata hanya berujung seperti itu. Di mana keadilan, kesetaraan, kesejahteran bersama, dan perubahan-perubahan lain yang dijanjikan dalam kemerdekaan?
Namun Iskandar bukanlah siapa-siapa, sehingga cuma bisa meluapkan kemarahan pada orang yang pernah melukai jiwanya. Tidak ada yang berubah bahkan jika seribu Iskandar lain melawan. Dengan itu Usmar Ismail hendak menyatakan segala mimpi indah tentang kemerdekaan hanya utopia, karena, sebagaimana sejarah, ia merupakan narasi milik kelas pemenang atau kelompok yang berkuasa. Kecuali, tentu, ada kehendak berbeda dari elit penguasa politik maupun ekonomi.

Pelajaran
    Rentang limapuluh delapan tahun tidak sedikit pun memudarkan teks Lewat Djam Malam dan relevansinya dengan kekinian Indonesia. Pascarevolusi fisik itu kita setidaknya pernah melewati dua pengalaman kemerdekaan serupa, yakni pada awal Orde Baru dan setelah Reformasi 1998. Keduanya berujung pada hasil yang sama: kekecewaan dan kemarahan sebagian besar orang.
Mengapa sampai terantuk tiga kali di lubang yang sama, bisa jadi karena kita tidak pernah belajar dari sejarah. Termasuk “pelajaran sejarah” yang disajikan secara populer dan menarik melalui film seperti ini. Penyebabnya, kita sudah terlalu kronis meremehkan film sekadar sebagai medium hiburan belaka.

Padahal, pada 1950 Usmar telah mengakhiri modus pembuatan film semata sebagai komoditas dagang yang berlangsung sejak lebih setengah abad sebelumnya (1926, film pertama dibuat di Indonesia), dengan memelopori kelahiran “film Indonesia” pertama (Darah dan Doa). Dianggap “film Indonesia” karena berhasil menggali dan mengolah persoalan-persoalan faktual di dalam masyarakat Indonesia untuk kemudian diceritakan sebagai ekspresi personal dengan gagasan yang kuat.

Dalam semua film Usmar, termasuk Lewat Djam Malam, ke-Indonesia-an itu terasa otentik. Oleh karenanya, menonton film-filmnya—juga banyak “film Indonesia” lain yang dibuat oleh sineas lain—kita seolah menonton dokumentasi sosial-budaya masyarakat Indonesia dalam bingkai gagasan pembuatnya. Indonesia sebagai semacam ruh sekaligus pembeda filmnya dengan ratusan film lain yang pernah ada sebelum kehadirannya, termasuk ribuan film setelahnya yang dibuat sampai hari ini, 62 tahun kemudian.

Maka, restorasi Lewat Djam Malam bisa dibilang penyelamatan tiga hal sekaligus: artefak budaya bernilai tinggi, dokumentasi kesalahan sejarah kelahiran bangsa Indonesia, dan spirit membuat “film Indonesia.”
Dimuat di Kompas, 10-6-2012, hlm 20

sumber:filmindonesia.or.id

Selasa, 14 Mei 2013

Resensi Novel Rindu Purnama

 Judul : Rindu Purnama
Penulis : Tasaro G.k
Interlude : Ahmad Fuadi
Penerbit : Bentang
Tempat : Yogyakarta
Cetakan : pertama
Tahun : Januari, 2011
ISBN : 978-602-8811-19-4
Halaman : Vi + 348 halaman

   Rindu Purnama merupakan Sebuah Novel keluarga yang begitu inspiratif yang menceritakan tentang seorang anak jalanan yang tinggal di rumah singgah di kali code ia terkena amnesia akibat tertabrak mobil seorang pengusaha yang gila kerja dan masih hidup sendiri (Suria namanya), kemudian Rindu di tolong oleh pak pur (sopir Surya). Entah kenapa setiap kali Surya melihat rindu selalu merasa jengkel, padahal surya merupakan sosok pria yang murah hati. Apa yang menyebabkan Surya tidak menyukainya? Keinginan Surya hanya satu ia ingin segera menyembuhkan rindu agar dia cepat pergi dari rumahnya.

   Berbeda dengan Sarah, ia merupakan sosok perempuan muda yang mengasuh anak-anak jalanan serta memberikan pendidikan terhadap masyarakat sekitarnya tentang kesehatan. Ia sangat menyayangi rindu, Baginya rumah singgah merupakan Matahari Baru. Cintanya kepada anak-anak jalanan asuhannya membuat tubuh sekaratnya yang mengindap penyakit Lupus menjadi lebih kuat. Kehilangan Rindu benar-benar mampu mengusir kesakitan sarah akan penyakitnya sendiri. Semacam racun yang mengalahkan racun lainnya. Pikiran sarah di jejali Rindu setiap waktu, membuat ia lupa bahwa tubuhnya sendiri membutuhkan perhatian yang teliti. Baginya Rindu bukan sekadar anak jalanan biasa, anak itu adalah penghubungnya dengan masa lalu yang mampu mendorongnya terus bertahan hidup. (baca hal : 275)

  Kehilangan Rindu membuat penyesalan yang mendalam bagi Surya, pertemuan singkatnya sangat bermakna bagi surya. Ia sangat merindukan rindu kembali hadir dalam kehidupannya karena lewat sosok anak kecil ini ia bisa belajar kasih sayang, kepedulian, kesederhanaan, tujuan hidup dan kebahagiaan.Setelah Rindu kembali, Surya pun harus menjalankan proyek Property yang menyebabkan penggusuran terhadap anak-anak rumah singgah, kegelisahan dan kegundahan pun mulai melanda hatinya karena harus memilih antara Rindu, Monique wanita yang mencintainya dan Profesional dalam bekerja. Bagaimana kelanjutan nasib Rindu dan rumah singgah yang mereka tempati? Akankah dia menemukan kebahagiaan yang selama ini dia dambakan?

  Membaca buku ini membuat kita sadar, bahwa tidak selalu kebahagiaan menurut kepala kita sama dengan kebahagiaan yang mereka dambakan. Perpaduan dua penulis antara Tasaro G.K dan A.Fuadi, dua hal yang sangat berbeda. Disela-sela cerita yang di tulis oleh Tasaro juga di selipkan beberapa Interlude yang di tulis A.Fuadi dengan tema berbeda. Menarik dan layak di baca oleh siapa saja.
Buku terbitan Bentang berhasil membuat pembaca menggigit setiap huruf, mengunyah kalimat dan menikmatinya setiap paragraf yang di sajikan penulis dan pembaca akan memahami betapa cinta bisa mengubah semua orang, bahwa pada akhirnya kebaikan akan berjaya dan beragama bukan hanya persoalan kesalehan individual, melainkan juga persoalan kesalehan sosial. Bila anda juga salah satu orang yang ingin menyelami novel ini segera temukan di Rental Eclipse sekarang juga. 




Sumber:http://bungong.com/2013/02/07/resensi-rindu-purnama/

Minggu, 28 April 2013

Tugas Bahasa Indonesia 2



11.BELAJAR EFEKTIF MELALUI REFLEKSI BELAJAR

Kemampuan kita merefleksikan diri terhadap proses belajar akan menjadikan kita sebagai pembelajar yang mandiri. Karakteristik utama dari pembelajar mandiri adalah memiliki kemampuan untuk melakukan refleksi terhadap belajar. Reflection memiliki arti refleksi dan memikirkan secukupnya (kamus bahasa inggris). Dengan kata lain, refleksi belajar adalah upaya menggambarkan, membayangkan keberlangsungan belajar yang selama ini tengah dijalani. Untuk kemudian dipantulkan kembali ke dalam diri, menjadi media evaluasi serta koreksi menuju proses belajar yang lebih baik lagi. Salah satu karakteristik proses refleksi itu ditandai dengan adanya perubahaan yang dilakukan dengan penuh kesadaran dan perencanaan. Perubahaan tersebut dilakukan  secara kognitif, afektif dan psikomotorik. Agar refleksi belajar lebih terarah, maka ada dua hal yang harus dilakukan. Pertama, membuat rencana kemajuan pribadi. Kedua, mengajukan pertanyaan reflektif. Namun begitu, kita sangat membutuhkan good will (niat baik) dan kontinuitas, bila kita ingin proses itu mejadi kebiasaan yang efektif dan membantu belajar kita.
Agar refleksi belajar lebih terarah dan terukur kita perlu membuat stimulus (rangsangan) berupa pertanyaan-pertanyaan yang membangkitkan kesadaran dan menstimulus refleksi pengalaman belajar kita. Namun tidak hanya sebatas bertanya, kita pun perlu menuliskannya di dalam buku atau catatan pribadi. Karena bisa jadi, catatan itu akar memberikan inspirasi serta ide-ide segar dan brilian bagi Anda. Selain itu, ide-ide tersebut harus dicoba dan diusahakan untuk direalisasikan. Beberapa pertanyaan stimulus yang dapat dituliskan dalam catatan untuk membangkitkan kesadaran dan menstimulus refleksi pengalaman belajar kita adalah sebagai berikut:

1.  Apa itu sukses ?
Tuliskan definisi sukses menurut Anda dan bandingkan dengan definisi beberapa pakar yang Anda temuai di buku atau diktat selama ini. Ambil, dan ambillah beberapa poin kunci yang mudah Anda rekam di otak Anda.
 
2.  Apakah factor-faktor sukses ?
Tuliskan factor-faktor yang membuat Anda bisa sukses. Baik factor dari dalam maupun dari luar diri Anda. Kemudian ukurlah dan timbanglah hal mana yang menjadikan Anda menjadi orang sukses. Pada proses ini Anda bisa mencontek dari kebiasaan dan perjalanan  hidup orang-orang sukses atau orang-orang yang Anda kagumi. Walaupun tentu harus Anda sesuaikan dengan kondisi Anda sendiri.
 
3.  Beberapa sukses yang pernah saya dapatkan ?
Ingatlah-ingatlah dan catat sukses Anda dari yang kecil atau sederhana sampai pada sukses besar yang telah Anda raih. Jangan hanya berpatokan pada indicator fisik seperti kuantitas barang, angka ataupun jumlah uang. Tapi perhatikan pula hal-hal non fisik apa yang secara kualitatif bisa menjadi Anda sukses.

4.  Beberapa sukses yang akan saya capai ?
Tuliskan, kalau perlu dengan tinta merah atau spidol besar seberapa besar kesuksesan yang akan Anda raih dan inginkan. Kehidupan macam apa yang akan raih, kesuksesan apa yang ingin Anda capai, prestasi setinggi apa yang ingin Anda rengkuh, dan keberhasilan macam aman yang Anda dambakan.

5.  Apa yang sudah saya siapkan untuk sukses ?
Maka, ketika Anda telah menuliskan kesuksesan, prestasi, keberhasilan dan kehidupan yang Anda inginkan. Ukurlah dengan jujur terhadap diri dan hati nurani Anda sendiri. Apa persiapan yang telah dan akan Anda lakukan. Dan sejauh mana persiapan itu sedang Anda kerjakan

6.  Apakah saya sudah  mengetahui kelemahan  dan  kelebihan  saya untuk  mencapai sukses tersebut?
Tuliskan potensi-potensi positif dan potensi-potensi negative yang Anda rasakan berpengaruh terhadap kesuksesan Anda. Kalau perlu mintalah masukan dari teman-teman, orang-orang dekat, keluarga Anda.

7.  Apakah saya sudah memiliki  strategi  belajar  yang  cocok  untuk  meraih  suskes-sukses tersebut?
Pikirkan strategi efektif dan efisien yang akan Anda terapkan dalam mencapai kemajuan itu. Anda bisa mencontek dan meniru orfang lain. Namun, Tuhan telah menciptakan manusia memiliki keunikan-keunikan tertentu, karena itu akan lebih mudah jika Anda menemukan dan meng create sendiri strategi yang akan Anda gunakan.

8.  Dapatkan saya menemukan pola terhadap kesuksesan saya ?
Menemukan pola-pola dalam kemajuan pribadi dalam meraih sukses, ibarat merangkai mutiara. Rangkaian mutiara itu akan menghasilkan sebuah hiasan permata yang sangat indah dan menakjubkan. Bahkan boleh jadi Anda tidak membayangkan sebelumnya.

9.  Bila saya menemukan kesulitan untuk meraih sukses, apa yang harus saya lakukan ?
 Siapa saja yang dapat membantu ?
Cari dan tuliskan sumber-sumber belajar yang akan menajdi penunjang sukses Anda. Namun harus diingat bahwa sumber belajar tidaklah harus selalu seorang guru. Namun bisa banyak hal, bisa benda hidup atau benda mati. Bisa juga pengalaman teman, seorang ahli/pakar, rekan kerja, buku, perpustakaan, internet, tv ataupun radio.

10. Apa yang akan saya lakukan bila kesuksesan telah saya dapatkan ? Atau saya sungguh tidak mendapatkan apa yang saya cita-citakan ?
Tuliskan reward (hadiah) apa yang akan Anda rayakan, bila Anda telah mencapai suatu sukses yang Anda rencanakan. Selain itu, berilah punishment pada diri Anda, bila ada beberapa hal yang Anda langgar baik sengaja atau tidak.
 

 


12.CARA MENUMBUHKAN SEMANGAT BELAJAR

1. Tuliskan sepuluh kerugian yang akan kita alami seandainya kita menjadi orang yang totol (misalnya menjadi mudah dibohongi orang lain) pada selembar kertas yang besar. Lalu tempel pada dinding kamar menghadap pada tempat tidur Anda.

2. Buat tabel “Target dan Reward”. Tuliskan target nilai yang ingin dicapai atau rangking yang ingin diraih. Dan tuilis hadiah atau reward yang akan kita berikan untuk diri dalam mencapai setiap target.

3. Ceritakan pada semu orang (orang tua, kakak, adik, teman) tentang target-target kita. Dan minta tolong kepada mereka untuk menjadi pengawas dari setiap tindakan yang kita lakukan. Kalau semua orang mengetahui target kita, kita akan malu seandainya target-target kita tidak tercapai.

4. Pasang foto orang yang paling kita cintai dan sayangi, yang kita tahu pasti akan bangga sekali seandainya kita naik kelas dengan prestasi yang baik dan menjadi sedih seandarinya kita tidak naik kelas atau kita mendapat nilai yang paling rendah di kelas.

5. Tuliskan nama saingan kelas dengan ukuran yang sangat besar, dengan daftar pelajaran yang diandalkan teman kita tersebut, dilengkapi dengan daftar nilai yang diperolehnya. Tempelkan pada meja belajar atau tempat-tempat yang mudah dilihat. Dengan cara yang seperti itu pasti kita kan merasa tertantang untuk mendapatkannya.



Kelompok : 6
  • 1.Deddy Setiawan           (11110735)
  • 2.Dede Hardiyan              (11110738)
  • 3.Wahyu Hargi                   (18110425)